Mengapa harus ada airmata?
“Jika” bahagia lebih indah.
Mengapa harus ada hitam?
“Jika” putih menyenangkan.
Mengapa harus ada cinta?
“Jika” jelas membawa luka.
Mengapa harus ada harapan?
“Jika” sudah jelas harapan tak akan sesuai
kenyataan.
Begitulah hidup. “jika” kita mencoba bertahan,
selalu ada rintangan yang mengahalang.
Tapi “jika” kita mencoba untuk melupakan. Bukankah
itu sulit?
Membingungkan memang, tapi itulah kehidupan.
Yang harus kita percaya adalah, “jika” semua akan
indah pada waktunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar