Kamis, 09 Mei 2013

Dulu



“Dulu” kamu adalah salah satu alasanku bahagia.

Tapi sekarang kamu adalah alasanku menderita.

“Dulu” kamu adalah bagian hidupku.

Tapi sekarang kau pergi membawa sebagian hidupku.

“Dulu” kamu adalah penyemangat bagiku.

Tapi sekarang kamu yang membuatku tak bersemangat.

“Dulu” kamu yang selalu mebuat airmataku menjadi tawa.
 
Tapi sekarang kamu merubah tawaku menjadi airmata.

Aku tau ini “dulu” saat kita masih bersama. “dulu” saat kita masih saling memiliki.

Hidup itu berputar, ketika sekarang tak bisa seperti “dulu” apa boleh buat.

Mungkin sekarang kita hanya bisa berharap semoga sekarang jauh lebih indah daripada
“dulu”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar