Sepasang sudut bibir terangkat menjadi senyuman
Senyuman manis yang telah lama aku kenal
Senyuman indah yang selalu terlihat tulus
Senyuman yang aku tahu pasti hanya untukku
Namun, ketika aku menoleh ke belakang
Mengapa ada orang lain dibelakangku?
Yang sedang membalas senyum ke arahmu
Ke arahmu yang ku kira sedang tersenyum ke arahku
Hatiku seperti ditusuk
Mataku terasa terbakar
Tubuhku bergetar hebat
Dan otakku tidak bisa mencerna apa yang terjadi
Mengapa harus orang lain yang menjadi alasanmu tersenyum?
Mengapa bukan aku?
Inikah yang selama ini orang-orang katakan?
Inikah yang mereka sebut cemburu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar